Peta Rute Penagihan
Kolektor yang menagih asal jalan membuang 2–3 jam sehari di jalan. Tagihin menyusun urutan kunjungan harian berdasarkan klaster lokasi nasabah sehingga jarak tempuh dipangkas dan kunjungan tepat sasaran.
Setiap rute punya target harian: berapa nasabah harus dikunjungi, berapa nilai setoran yang diharapkan, dan berapa collection rate hari itu. Semua terukur, semua terpantau dari dashboard.
Manfaat untuk Bisnis Anda
Klaster otomatis per area
Nasabah dikelompokkan berdasarkan alamat/koordinat — sistem menyarankan pembagian rute paling efisien.
Progress rute real-time
Kantor tahu kolektor sudah menagih berapa dari total nasabah rute itu, tanpa menelepon.
Jadwal fleksibel per hari
Atur rute Senin–Sabtu berbeda per kolektor; libur nasabah tertentu dihormati sistem.
Absensi & lokasi check-in
Kolektor check-in di lokasi nasabah — kantor mendapat bukti kunjungan berkoordinat GPS.
Cara Kerjanya
- 1
Impor data nasabah
Unggah Excel/CSV daftar nasabah beserta alamat, atau input manual dari aplikasi.
- 2
Susun rute
Sistem mengklaster nasabah per area dan menyarankan rute; atur manual bila perlu.
- 3
Kolektor jalani rute
Aplikasi menampilkan urutan kunjungan beserta piutang tiap nasabah — ceklis tiap selesai.
- 4
Pantau hasil
Collection rate per rute dan per kolektor tampil di dashboard tiap hari.
Tanya Jawab Singkat
Apakah kolektor bisa mengubah urutan rute di lapangan?
Bisa. Kolektor bisa melompat ke nasabah terdekat sesuai kondisi lapangan — urutan asli tetap tercatat untuk analisis.
Bagaimana jika nasabah pindah rumah?
Alamat nasabah bisa diperbarui kapan saja; sistem otomatis menyarankan rute yang lebih optimal pada siklus berikutnya.