Mengapa Kami

Mengapa Kami Membangun Tagihin

Gambaran besar Tagihin: masalah yang mendorong kami mulai, alasan ribuan bank keliling & koperasi pasar memilih kami, dan prinsip yang kami pegang sejak hari pertama.

Masalah yang Kami Lihat Tiap Hari di Lapangan

Tagihin lahir bukan dari tren teknologi — tapi dari empat masalah lama yang selama ini dianggap “biasa” oleh dunia bank keliling.

  • Rekap makan malam Anda

    Setiap malam, setoran dari buku kolektor harus diketik ulang ke Excel. Dua-tiga jam yang seharusnya untuk istirahat atau keluarga hilang begitu saja — tiap hari.

  • Kas selisih tanpa jejak

    Tanpa bukti setoran bernomor, kebocoran baru ketahuan setelah berminggu-minggu — dan sulit ditelusuri berasal dari rute, kolektor, atau nasabah yang mana.

  • Sengketa “sudah bayar”

    “Saya sudah bayar minggu lalu!” — tanpa struk, kata nasabah melawan catatan buku. Hubungan baik yang dibangun bertahun-tahun bisa renggang hanya karena miskonsepsi kecil.

  • Lapangan tidak selalu ada sinyal

    Gang pasar, kampung pelosok, basement mal — aplikasi cloud biasa berhenti di tempat-tempat ini. Pencatatan tertunda, data titipan ingatan kolektor rawan hilang.

Enam Alasan Berhenti di Tagihin

Semua masalah di atas punya satu akar: pencatatan yang bergantung pada ingatan dan kertas. Ini cara kami menggantinya.

  • Offline-first sejati

    Transaksi ditulis dulu ke basis data lokal di HP kolektor, lalu sinkron otomatis begitu sinyal kembali. Gang sempit bukan alasan berhenti mencatat.

  • Struk bernomor seri

    Setiap setoran mencetak struk thermal 2 inci via Bluetooth dalam 2 detik — bukti sah yang bisa nasabah pegang, dengan arsip digital tersimpan di dashboard.

  • Rute penagihan pintar

    Nasabah dikelompokkan per klaster area dengan urutan jarak tempuh tersingkat. Kolektor lebih banyak menagih, lebih sedikit menghabiskan bensin.

  • Arus kas real-time

    Pemilik melihat setoran per kolektor, per rute, dan per nasabah saat itu juga — tanpa menunggu rekap malam, tanpa mengejar-ngejar laporan.

  • Pengingat WhatsApp otomatis

    Nasabah yang mendekati jatuh tempo dikirimi pesan ramah H-1. Terbukti menaikkan ketepatan bayar hingga 23% — tanpa satu pun pesan diketik manual.

  • Harga jujur untuk usaha kecil

    Mulai gratis untuk 1 kolektor & 100 nasabah. Tanpa kontrak panjang, tanpa biaya tersembunyi — bayar bulanan via QRIS, berhenti kapan saja.

  • 500+Koperasi & bank keliling aktif
  • 1,8 jutaTransaksi dicatat per bulan
  • +23%Kenaikan collection rate rata-rata
  • 34Provinsi terjangkau di Indonesia
Berhenti Merepotkan

Buku Catatan vs Tagihin

Digitalisasi bukan soal gaya — ini soal jam kerja yang kembali, kas yang tidak pernah selisih, dan keputusan yang berbasis data.

AspekCara Manual (Buku/Excel)Dengan Tagihin
Pencatatan setoranTulis di buku, ketik ulang di Excel malam hariSatu ketuk di HP kolektor, tersinkron otomatis
Struk pembayaranTanpa bukti — sengketa hitung jadi rutinitasStruk thermal Bluetooth + arsip digital
Rekap arus kasRekap manual 1–3 hari tiap akhir bulanReal-time tiap hari, siap ekspor Excel/PDF
Monitoring kolektorMenebak-nebak, baru tahu saat kas selisihRute, absensi GPS & collection rate terpantau
Transaksi tanpa sinyalTunda mencatat — rawan lupa dan selisih kasOffline-first, sinkron otomatis saat online
Pengingat jatuh tempoKolektor mengandalkan ingatan sendiriPengingat WhatsApp otomatis ke nasabah
Keamanan dataBuku hilang atau terbakar — data lenyapTersimpan aman di cloud + jejak audit

Prinsip yang Kami Pegang

Fitur bisa ditiru pesaing. Cara kami berpikir dan bekerja — tidak.

  • Sederhana sejak desain

    Aplikasi harus bisa dipakai kolektor di hari pertama tanpa pelatihan. Kalau butuh manual 20 halaman, desain kami yang salah — bukan penggunanya.

  • Dibangun dari lapangan

    Setiap fitur lahir dari cerita pemilik dan kolektor di pasar, koperasi, dan unit keliling — bukan dari asumsi ruang rapat ber-AC.

  • Data milik Anda

    Nasabah, transaksi, dan laporan bisa Anda ekspor kapan saja. Kami berjaya karena Anda betah — bukan karena Anda terkunci.

  • Tumbuh bersama Anda

    Dari warung dengan 1 kolektor sampai koperasi 7 unit di 3 kota — paket dan harga kami naik kelas seiring bisnis Anda, bukan sebelumnya.

Testimoni

Dipercaya Pelaku Bank Keliling Se-Indonesia

Cerita nyata dari pemilik bank keliling, ketua koperasi, dan manajer pembiayaan yang sudah berhenti rekap manual.

  • Dulu tiap malam rekap setoran 3 kolektor bisa sampai jam 10. Sekarang begitu kolektor selesai rute, laporan sudah ada di HP saya. Collection rate naik dari 81% ke 95% dalam 4 bulan.

    H. Rahmat Hidayat

    Pemilik Bank Keliling Cahaya, Tasikmalaya

  • Nasabah sekarang percaya karena setiap setoran dapat struk resmi. Kasbon yang dulu cuma catatan buku, sekarang profesional seperti bank sungguhan.

    Bu Ratna

    Ketua KSP Sejahtera Bersama, Depok

  • Kami punya 7 unit keliling di 3 kota. Konsolidasi laporan yang dulu 12 hari sekarang tinggal buka dashboard. Pengawas internal juga senang karena semua transaksi berjejak audit.

    Ir. Bambang Sutrisno

    Ops Manager PT Mitra Pembiayaan, Semarang

Siap Naik Kelas?

Ubah Bank Keliling Anda Menjadi Bisnis Terukur Hari Ini.

Gratis untuk 1 kolektor & 100 nasabah. Tim kami bantu migrasi data dari Excel sampai transaksi pertama berhasil.

  • Terenkripsi TLS
  • Isolasi Data per Koperasi
  • Jejak Audit Penuh
  • Backup Harian Otomatis