BPR & BPRS Unit Keliling: Solusi Tagihin
Unit keliling adalah senjata BPR/BPRS menjangkau nasabah mikro — sekaligus titik rawan risiko operasional. Praktik baik perbankan menuntut dual control, jejak audit penuh, dan pemisahan kas yang jelas pada setiap setoran lapangan.
Tagihin menerapkan disiplin itu dalam bentuk aplikasi: setoran kolektor dikonfirmasi teller/kasir unit sebelum masuk buku, setiap aksi tercatat jejaknya, dan laporan unit konsisten dengan data kantor — memudahkan pengawasan internal hingga pemeriksaan eksternal.
- H+0deteksi selisih kas (bukan akhir bulan)
- 100%transaksi berjejak audit
- 7 unitkeliling rata-rata per BPR pengguna
Tantangan Saat Ini
Kas lapangan sulit dikontrol
Setoran kolektor dan kas unit sering belum cocok saat tutup buku.
Jejak audit lemah
Pencatatan manual menyulitkan saat pemeriksaan internal/eksternal.
Laporan unit telat
Kantor pusat menunggu rekap unit yang datang tidak pasti waktunya.
Solusi Tagihin
Dual control digital
Setoran lapangan diverifikasi teller unit sebelum masuk buku — selisih terdeteksi hari yang sama.
Jejak audit bank-grade
Setiap transaksi mencatat siapa-kapan-perangkat; nomor struk berurutan tanpa celah.
Konsolidasi otomatis
Laporan arus kas dan piutang seluruh unit terkonsolidasi otomatis setiap hari.